Suatu hari di sebuah rumah kecil, di sebuah kota..
Seorang perempuan duduk sendiri melihat tangannya yang lebam akibat di pukul oleh adiknya...
Ia dipukul hanya karna ia merasa cape dan tidak mau disuruh membelikan adik laki-lakinya itu makanan..
Pada mulanya perempuan itu hanya diam sajah saat ia mulai di bentak2 bagai kan pembantu yang di marahin oleh majikannya,
Namun semua itu lama-lama tak tertahankan..
perempuan itu berteriak sekencang mungkin untuk buang rasa depresinya,
namun sang adik bukannya sadar kalo kakaknya depresi karna ulah nya,
malah sang adik makin marah...
membentak-bentak dan menggedor pintu kamar sang kakak karna mau memukul kakaknya..
Lalu sang kakak yang saat itu taku tetap memilih diam di kamarnya,
namun sang adik tetap menggedor kamarnya hingga pintu kamar sang kakak perempuan itu jebol..
Sang adik langsung menjambak rambut panjang sang kakak perempuannya,
menendang punggung nya,
memukul kakaknya hingga puas..
saat itu kakak perempuannya tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis..
apa yang selama ini dia korbankan untuk adiknya itu tak ada gunanya..
segala kesalahan adiknya ia tutupin,
tapi ini lah yang dia dapet sbg balasannya..
kakak perempuan itu ibarat pembantu yang disiksa oleh majikannya,
seperti tak layak hidup,
seperti tak punya hak sebagai kakak,
semua di injak2 oleh sang adik...
Sang kakak hanya bisa berpasrah pada Tuhan...
Kapan semua Ini Berakhir...
doa sang kakak
" Tuhan Ubahkan adikku...Bantu aku Tuhan untuk tetap bertahan..
Ampuni aku Tuhan karna saat aku di pukulin oleh adikku, aku ingin minta semua berakhir dgn kematian...
Maafkan aku Tuhan...
Aku ga bisa jadi kakak yang baik...
Hingga adikku pun menginjak-injak aku...
Ampuni aku Tuhan.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar